| foto konfrensi cabang ke-III DPC-IPMNI Yogyakarta. |
HASIL PERTEMUAM TIM / DELEGASI PERWAKILAN DINAS P&K KAB. NDUGA
SALATIGA 09 APRIL 2018
Yth, seluruh anggota IPMNI Se Indonesia
Di manapun anda berada.
Bahwa pertemuan telah berlangsung di Onai NDUGA Salatiga tepat pukul 17:00 -selesai.
Agenda.
1.Pembukaan oleh ketua DPC SSC IPMNI
2. Pengenalan dan pengantar oleh Pak @Fransiskus Nono Moi dan sampaikan tujuan kedatangan dan makaud daripada pendataan.
Bahwa tim di maksud adalah atas utusan atasan dari Pemda Kab. NDUGA Papua..
Bahwa kedua orang atas nama pak Frans dan pak Yore adalah perwakilan pemda yg hanya untuk melakukan pendataan bagi Mahasiswa Nduga di kota Salatiga, Semarang dan Cilacap.
Bahwa mereka secara jujur menyampaikan berbagai hal terkait pendapat yg di usung oleh atasan
Dengan memperhatikan, menyimak dan mengikuti dari penyampaian tersebut maka DP SSC Menyampaikan secara jujur, terbuka dan adil sebagai berikut.
1. Mahasiswa Nduga Nduga DPC SS
mempertanyakan pendataan yang dimaksud dan ternyata pendataan hanya berlaku untuk bantuan study tahun ini yg telah dianggarkan oleh pemda.
2. Bahwa telah memastikan bahwa mengkoreksian data mengakibatkan konflik di internal Mahasiswa Nduga dengan dasar marga dari Distrik wilayah perbatasan telah di hapus atau sesuai keputusan atas koreksi data tahun kemrin.
3. Mendesak kepada pemda segerah hentikan sifat bantuan study dan dibuat suatu regulasi agar dijadikan sebagai landasan mekanisme pemberian BEASISWA secara full.
Jika pendataan dimaksud untuk beasiswa , maka pasti di isi sesuai formulir, namun berhubung hanya dalam bentuk bantuan, maka serahkan data yang ada di tangan organisasi seperti biasanya.
4. Mendesak kepada Pemda agar mendata Mahasiswa berdasarkan wilayah administrasi pemerintahan kabupaten Nduga dan bulan mendataberdasarkan marga dan suku.
Kami menolak pendataan berdasarkan suku dan marga tetapi kami mendorong7 pendataan berdasarkan wilayah administrasi pemerintahan kabupaten Nduga sehingga marga dari suku tetangga yg sering di cut dari data segerah di data kembali.
5. Bilah pendataan Mahasiswa berdasarkan marga suku, maka pemerintah dan DPRD segerah menggelar sidang luar biasa untuk mencabut status dan kedudukan distrik Alama, Distrik wilayah Kwiyagwai, Distrik pasir putih keras yg adalah memiliki marga2 yg tidak dikenal oleh pemda. Pemda klaim wilayah demi kepentingan poltik lalu penghapusan marga yg berasal dari distrik2 tersebut adalah suatu permainan tidak terpuji dan merusak nama baik pemda.
Mereka juga menuntut agar pemerintah membuat sistem biaya dengan catatan data dan mekanisme pengaturan beasiswa di atur secara ketat serta kerja sama beberpa kampus.
7. Dasar penolakan format formulir yang disiapkan pemda adalah agar pemerintah perbaiki beberapa kelemahan seperti marga, sistem Beasiswa dll.
8. Mahasiswa Nduga se Indonesia di himbau agar kita kritik otokritik agar apa yang menjadi tujuan pemakaran kabupaten Nduga sesuai UU Nomor 6 tahun 2008 ttg pendidikan di wujudkan secara penuh.
Diharapkan agar setiap Mahasiswa tidak boleh melihat pemimpin kami sebagai subyek atau kelurag krn ini iru dan sebagainya tetapi memposisikan mereka sebagaipemerintah agar kritik dan saran tdk salah paham seperti selama ini.
Catatan: kota study yang telah menolak pendataan berdasarkan formulir dari pwmda untuk sementara adalah l:
1. Yogyakarta
2 . Semarang, Salatiga dan Cilacap
3. Merauke
Semnatar yang lain masih sedang dalam proses apakah menolak atau mengisi sesuai formulir.
Kami tdk berjuang buat hari ini tetapi berjuang untuk generasi agar pengalaman ini tdk di lanjutkan oleh generasi. Berikut kita.
Kita tidak musuh kepada siapapun tetapi musuh kepada sistem dan mekanisme yang selama ini tidak benar.
Kalau sumber dana adalah bansos silhakn saja salurkan sesuai data.
Jika ia adalah ibah dan atau sumber dana murni APBD, maka silahkan buat mekanisme pengaturan beasiswa agar ada ketegasan dll
OTIS TABUNI
BPOP - IPMNI
PINUS NIRIGI
KETUA DPC IPMNI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar